PENGANTAR SISTEM INFORMASI : Makalah
PENGANTAR SISTEM INFORMASI
Nama : Haba Qiestha Khaira
NIM : 2020050
Prodi : Sistem Informasi
STMIK Antar Bangsa
Fakultas Ilmu Komputer
Program Studi : Sistem Informasi
2020
Prolog
Sistem
informasi yaitu suatu sistem yang menyediakan informasi untuk manajemen dalam mengambil
keputusan dan juga untuk menjalankan operasional perusahaan, di mana sistem
tersebut merupakan kombinasi dari orang-orang, teknologi informasi dan
prosedur-prosedur yang tergorganisasi. Biasanya suatu perusahan atau badan
usaha menyediakan semacam informasi yang berguna bagi manajemen.
KATA PENGANTAR
Puji syukur alhamdulillah kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena telah melimpahkan rahmat-Nya berupa kesempatan dan pengetahuan sehingga makalah ini bisa selesai pada waktunya guna memenuhi tugas mata kuliah Konsep Sistem Informasi.
Terima kasih juga kami ucapkan kepada teman-teman
yang telah berkontribusi dengan memberikan ide-idenya sehingga makalah ini bisa
disusun dengan baik dan rapi. Kami berharap semoga makalah ini bisa menambah pengetahuan para
pembaca. Namun terlepas dari itu, kami memahami bahwa makalah ini masih jauh
dari kata sempurna, sehingga kami sangat mengharapkan kritik serta saran yang
bersifat membangun demi terciptanya makalah selanjutnya yang lebih baik lagi.
Penulis juga memohon
maaf apabila dalam penulisan makalah
Sistem Informasi ini terdapat kesalahan pengetikan dan kekeliruan sehingga
membingungkan pembaca dalam memahami maksud penulis.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dewasa
ini
kebutuhan manusia dalam akses data semakin menaningkat, ini disebabkan adanya
pola pergeseran hidup manusia ke arah yang lebih berkembang. Dengan pemanfaatan
komputer hal ini dapat terfasilitasi dengan cepat. Akibatnya akan terjadi
keefisiansian waktu, biaya dan resource, sehingga akan menghasikan output yang
optimal. Disisi lain kebutuhan akan akses data itu terhalangi oleh adanya jarak
dan waktu, terkadang kita membutuhkan akses informasi saudara kita yang berada
di negara yang berbeda.
1.2 Rumusan
Masalah
Rumusan masalah yang dapat
diambil dalam makalah ini adalah sebagai berikut:
1. Menjelaskan tentang Sejarah Sistem
Informasi
2.
Menjelaskan
tentang Sistem Informasi Manajemen
3. Menjelaskan tentang Penggunaan Sistem
Informasi
4. Menjelaskan tentang Manager Sebagai
Pengguna Sistem Informasi
5.
Menjelaskan
tentang Peranan Informasi Dalam Pemecahan Masalah Manajemen
6.
Jenis – jenis Sistem Informasi
7.
Karakteristik
BAB
II
LITERATUR TEORI
2.1 Pengertian Sistem Informasi
Terdapat beberapa pendapat mengenai arti
Sistem Informasi, menurut Bonnie
Soeherman dan Marion Pinontoan (2008, 5), dalam (Mustikowati, Purnama, &
Sukadi, 2012) mengatakan bahwa sistem informasi merupakan serangkaian komponen
berupa manusia, prosedur, data, dan teknologi (seperti komputer) yang digunakan
untuk melakukan sebuah proses untuk pengambilan keputusan guna penunjang
keberhasilan bagi setiap organisasi (dalam pencapaian tujuan).
a)
Pengertian sistem informasi menurut John F. Nash
Sistem Informasi
adalah kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur
dan pengendalian yang bermaksud menata jaringan komunikasi yang penting, proses
atas transaksi-transaksi tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai
intern dan ekstern dan menyediakan dasar pengambilan keputusan yang tepat
b)
Pengertian sistem informasi menurut Henry Lucas
Sistem
Informasi adalah suatu kegiatan dariprosedurprosedur yang diorganisasikan,
bilamana dieksekusi akan menyediakan informasi untuk mendukung pengambilan
keputusan dan pengendalian di dalam.
BAB
III
PEMBAHASAN
4.1 Sejarah
Sistem Informasi
Tinjauan mengenai
sejarah sistem informasi mencakup peninjauan kembali pada bagaimana peranti
telah mengalami evolusi dan bagaimana penerapannya dari waktu ke waktu. Dalam
waktu yang sama, aplikasi komputer juga telah mengalami evolusi dari yang
sebelumnya yang digunakan untuk mengolah transaksi akuntansi secara sederhana,
menjadi sistem yang dirancang untuk mendukung manajer dan para pemecah masalah
lainnya.
Perkembangan peradaban manusia diiringi
dengan perkembangan cara penyampaian informasi (yang selanjutnya dikenal dengan
istilah Teknologi Informasi). Mulai dari gambar-gambar yang tak bermakna di
dinding-dinding gua, peletakkan tonggak sejarah dalam bentuk prasasti sampai
diperkenalkannya dunia arus informasi yang kemudian dikenal dengan nama
INTERNET. Informasi yang disampaikan pun berkembang. Dari sekedar menggambarkan
keadaan sampai taktik bertempur.
4.2 Sistem
Informasi Manajemen
Manajemen
(Proses) adalah kegiatan yang dilakukan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan secara
bersama-sama atau melibatkan orang lain demi mencapai tujuan yang sama, sedangkan Manajemen
(Subyek) adalah orang yang melaksanakan kegiatan tersebut.
Sistem Informasi Manajemen adalah
Jaringan prosedur pengolahan data yang dikembangkan dalam suatu
sistem (terintegrasi) dengan maksud memberikaninformasi (yang bersifat internal
dan eksternal) kepada manajemen, sebagai dasarpengambilan keputusan. Sehingga SIM adalah
suatu sistem yang menyediakan kepada pengelola organisasi data maupun informasi
yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas-tugas organisasi. Beberapa
kegunaan/fungsi sistem informasi antara lain adalah sebagai berikut:
1) Meningkatkan
aksesibilitas data yang tersaji secara tepat waktu dan akurat bagi para
pemakai, tanpa mengharuskan adanya perantara sistem informasi.
2) Menjamin tersedianya
kualitas dan keterampilan dalam memanfaatkan sistem informasi secara kritis.
3) Mengembangkan proses
perencanaan yang efektif.
4) Mengidentifikasi
kebutuhan-kebutuhan akan keterampilan pendukung sistem informasi.
5) Menetapkan investasi
yang akan diarahkan pada sistem informasi.
6) Mengantisipasi dan
memahami konsekuensi-konsekuensi ekonomis dari sistem informasi dan teknologi
baru.
7)
Memperbaiki produktivitas dalam aplikasi pengembangan dan
pemeliharaan sistem.
4.3 Penggunaan Sistem
Informasi
Pengunaan pertama output Komputer
adalah para karyawan administrasi dibidang akuntansi. Beberapa informasi,
seperti yang dihasilakan sebagai produk sampingan dari aplikasi akuntansi, juga
tersedia bagi para manajer. Ketika perusahaan menerapkan konsep SIM, penekanan
akan bergeser dari data menuju ke informasi dan dari
karyawan administrasi ke pemecahan masalah.
4.4 Manager
Sebagai Pengguna Sistem Informasi
Karena manajer adalah individu, kebutuhan
informasi yang mereka miliki juga sangat beragam. Namun beberapa kerangka yang
bermanfaat telah dikembangkan sehingga memungkinkan kita berfokus pada peranan
informasi dalam pemecahan masalah. Sistem informasi yang bermutu tinggi tidak
dapat dikembangkan kecuali profesional sistem informasi dan manajer memahami kerangka
manajerial yang menjadi dasar dari organisasi-organisasi modern.
4.5 Peranan
Informasi Dalam Pemecahan Masalah Manajemen
Berkata bahwa pemecahan
masalah adalah aktivitas terpenting yang dilakukan seoarang manajer merupakan
suatu gambaran yang terlalu disederhanakan. Pekerjaan ini jauh lebih rumit
daripada hanya sekedar pemecahan masalah saja. Pemecahan masalah merupakan
salah satu aktivitas utama yang sering kali menentukan berhasil atau tidaknya
karier manajemen.
a) Pemecahan Masalah dan Pengambilan
Keputusan
Hasil dari aktivitas
pemecahan adalah solusi. Memikirkan masalah sebagai sesuatu hal yang selalu
buruk adalah suatu hal yang mudah untuk dilakukan, karena kita jarang
mengartikan frase mengambil keuntungan dari sebuah situasi sama halnya dengan
kita mengartikan frase memperbaiki sebuah situasi yang buruk. Selama pemecahan
masalah, manajer akan terlibat dalam pengambilan keputusan, yaitu tindakan
memilih dari berbagai alternative tindakan. Keputusan adalah tindakan tertentu
yang dipilih. Biasanya pemecahan masalah akan membutuhkan beberapa keputusan.
b)
Tahapan-tahapan
Pemecahan Masalah
Menurut simon pemecah
masalah akan terlibat dalam:
1)
Aktivitas
intelijen, mencari kondisi-kondisi yang
membutuhkan solusi didalam lingkungan.
2)
Aktivitas
perancangan, menemukan,
mengembangkan, dan menganalisis kemungkinan-kemungkinan tindakan.
3)
Aktivitas
pemilihan, memilih satu tindakan tertentu dari
berbagai tindakan yang tersedia.
4) Aktivitas peninjauan, menilai
pilihan masa lalu.
c) Masa Depan Teknologi Informasi
Masa
depan teknologi informasi akan didorong oleh biaya yang rendah meningkatnya
kekuatan komputer maupun komunikasi. Kekuatan komputer diukur dalam kecepatan
pemrosesan, kapasitas penyimpanan data dan keragaman alat-alat input-output.
4.6 Jenis-jenis
Sistem Informasi
Sistem
informasi dikembangkan untuk tujuan yang berbeda-beda, tergantung pada
kebutuhan bisnis. Sistem informasi dapat dibagi menjadi beberapa bagian (gambar:1):
1)
Transaction
Processing Systems (TPS)
TPS adalah sistem informasi yang
terkomputerisasi yang dikembangkan untuk memproses data dalam jumlah besar
untuk transaksi bisnis rutin seperti daftar gaji dan inventarisasi. TPS
berfungsi pada level organisasi yang memungkinkan organisasi bisa berinteraksi
dengan lingkungan eksternal. Data yang dihasilkan oleh TPS dapat dilihat atau
digunakan oleh manajer.
2)
Office
Automation Systems (OAS) dan Knowledge
Work Systems (KWS)
OAS dan KWS bekerja pada level knowledge. OAS mendukung
pekerja data, yang biasanya tidak menciptakan pengetahuan baru melainkan hanya
menganalisis informasi sedemikian rupa untuk mentransformasikan data atau
memanipulasikannya dengan cara-cara tertentu sebelum menyebarkannya secara
keseluruhan dengan organisasi dan kadang-kadang diluar organisasi. Aspek-aspek
OAS seperti word processing, spreadsheets, electronic scheduling, dan
komunikasi melalui voice mail, email dan video conferencing.
KWS mendukung para pekerja profesional seperti
ilmuwan, insinyur dan doktor dengan membantu menciptakan pengetahuan baru dan
memungkinkan mereka mengkontribusikannya ke organisasi atau masyarakat.
3) Sistem Informasi Manajemen (SIM)
SIM tidak menggantikan TPS, tetapi
mendukung spektrum tugas-tugas organisasional yang lebih luas dari TPS,
termasuk analisis keputusan dan pembuat keputusan. SIM menghasilkan informasi
yang digunakan untuk membuat keputusan, dan juga dapat membatu menyatukan
beberapa fungsi informasi bisnis yang sudah terkomputerisasi (basis data).
4) Decision Support Systems (DSS)
DSS hampir sama dengan SIM karena menggunakan basis
data sebagai sumber data. DSS bermula dari SIM karena menekankan pada fungsi
mendukung pembuat keputusan diseluruh tahap-tahapnya, meskipun keputusan aktual
tetap wewenang eksklusif pembuat keputusan.
5) Sistem Ahli (ES) dan Kecerdasan Buatan
(AI)
AI
dimaksudkan untuk mengembangkan mesin-mesin yang berfungsi secara cerdas. Dua
cara untuk melakukan riset AI adalah memahami bahasa alamiahnya dan
menganalisis kemampuannya untuk berfikir melalui problem sampai kesimpulan
logiknya. Sistem ahli menggunakan pendekatan-pendekatan pemikiran AI untuk
menyelesaikan masalah serta memberikannya lewat pengguna bisnis. Sistem ahli
(juga disebut knowledge-based systems) secara efektif menangkap dan menggunakan
pengetahuan seorang ahli untuk menyelesaikan masalah yang dialami dalam suatu
organisasi. Berbeda dengan DSS, DSS meningalkan keputusan terakhir bagi pembuat
keputusan sedangkan sistem ahli menyeleksi solusi terbaik terhadap suatu
masalah khusus. Komponen dasar sistem ahli adalah knowledge-base yaikni suatu
mesin interferensi yang menghubungkan pengguna dengan sistem melalui pengolahan
pertanyaan lewat bahasa terstruktur dan anatarmuka pengguna.
4.7 Karakter
Sistem Informasi
1) Sistem
informsi memiliki komponen yang berupa subsistem yang merupakan elemen-elemen
yang lebih kecil yang membentuk sistem informasi tersebut misalnya bagian
input, proses, output. Contoh input adalah salesman memasukan data penjualan
bulan ini, maka disana terdapat manusia yang melakukan pekerjaan input dengan
menggunakan hardware keyboard dan menggunakan interface sebuah aplikasi laporan
penjualan yang sudah di sediakan oleh sistem informasi tersebut.
2)
Ruang
lingkup sistem informasi yaitu rung lingkup yang ditentukan dari awal pembuatan
yang meupakan gari bats lingkup kerja sistem tersebut sehingga sistem informasi
tersebut tidak bersinggungan dengan sistem informasi lainnya.
3)
Tujuan
sistem informasi adalah hal pokok yang harus ditentukan dan dicapai dengan
menggunakan sistem informasi tersebut, sebuah informasi dianggap berhasil
apabila dapat mencapai tujuan tersebut.
4)
Lingkungan sistem informasi yaitu sesuatu yang
berada diluar ruang lingkup sistemm informasi yang dapat mempengaruhi sistem
informasi, hal ini urut dipertimbangkan pada saat perencanaann sistem
informasi.
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Sistem informasi merupakan sebuah susunan yang
terdiri dari beberapa komponen seperti orang, aktivitas, data, perangkat keras,
perangkat lunak, dan jaringan yang terintegrasi yang berfungsi untuk mendukung
dan meningkatkan operasi sehari-hari sebuah bisnis, juga menyediakan kebutuhan
informasi untuk pemecahan masalah dan pengambilan keputusan oleh manajer.
Secara umum Sistem informasi
dapat didefinisikan sebagai suatu sistem di dalam suatu organisasi yang
merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi, media
prosedur-prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mendapatkan jalur
komunikasi penting, memproses tipe transaksi rutin tertentu, memberi sinyal
kepada manajemen dan yang lainnya terhadap kejadian-kejadian internal dan
eksternal yang penting dan menyediakan suatu dasar informasi untuk pengambilan
keputusan.
Sistem informasi itu penting
dalam kehidupan. Sehingga setiap orang terutama pekerja kantor harus memahami
implikasi terhadap perubahan dalam teknologi informasi sebagai ganti dari
merencanakan untuk menghadapinya, dan menggunakan perubahan tersebut sebagai
suatu keunggulan kompetitif.
DAFTAR
PUSTAKA
1.Raymond, Schell, Sistem Informasi Manajemen, (Jakarta: Salemba
Empat 2007)
2.P,George. http://n3nkayu.blogspot.co.id/2011/11/sejarah-sistem-informasi.html
3.Modul Mata Kuliah ( Sistem Informasi )
4.https://www.kompasiana.com/dimasosd/55291077f17e6126268b48b6/pengertian-si-sistem-informasi

0 komentar